Kamis, 04 Juni 2015

Tugas 3 IBD



MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP
PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP
Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena menentukan masa depan sesorang. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Pandangan hidup dikasifikasikan berdasarkan asalnya yaotu terdiri dari 3 macam :
a.  Padangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
b.   Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada Negara tersebut.
c.    Pandangan hidup asil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Pandangan idup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur yaitu, cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan.
CITA-CITA
Cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang. Dengan demikian cita-cita merupakan pandangan masa depan, merupakan pandangan hidup yuang akan datang. Pada umumnya cita-cita merupakan garis linier yang makin lama makin tinggi, dengan perkataan lain; cita-cita merupakan keinginan, harapan dan tujuan manusia yang makin tinggi tingkatannya.
Tiga faktor untuk menggapai cita-cita manusia itu sendiri, kondisi yang dihadapi selama mencapai cita-cita dan ketinggian cita-cita yang hendak ia capai.
Faktor manusia yang mau mencapai cita-citanya ditentukan oleh kualitas manusianya.
Faktor kondisi yang mempengaruhi cita-cita, pada umumnya disebut yang menguntungkan dan yang menghambat.
Faktor tingginya cita-cita memang ada anjuran agar seseorang menggantungkan cita-ctianya setinggi bintang dilangit. Tetapi bagaimana faktor manusianya, mampukah yang bersangkutan mencapainya; demikian juga faktor kondisinya memungkinkan hal itu.
KEBAJIKAN
Kebajikan adalah perbuatan yang selaras dengan suara hati kita, suara hati masyarakat dan hukum Tuhan. Kebajikan berarti berkata sopan, santun, berbahasa baik, bertingkah laku baik, ramah tamah terhadap siapapun, berpakaian sopan agar tidak merangsang bagi yang melihatnya.
Namun  adapula kebajikan semu, yaitu kejahatan yang berselubung kebajikan, kebajikan semu ini sangat berbahaya, karena pelakunya orang-orang munafik, yang bermaksud mencari keuntungan diri sendiri.
Kebajikan manusia nyata dan dapat dirasakan dalam tingkah lakunya. Karena tingkah laku bersumber pada pandangan hidup, maka setiap orang memiliki tingkah laku sendiri-sendiri. Sehingga tingkah laku setiap orang berbeda-beda.
USAHA / PERJUANGAN
Usaha / perjuangan adalahkerja keras untuk mewujudkan cita-cita, setiap manusia harus kerja keas untuk kelanjutan hidupnya. Sebagian hidup manusia adalah perjuangan. Perjuangan untuk hidup, dan ini sudah kodrat manusia. Apabila manusia bercita-cita menjadi kaya, ia harus kerja keras.
Kerja keras itu dapat dilakukan dengan otak/ilmu maupun dengan tenaga/jasmani atau dengan keduanya. Kerja keras pada dasarnya menghargai dan meningkatkan harkat dan martabat manusia. Dalam agamapun diperintahkan untuk bekerja keras. Sebagai manau surat Ar-Ra’du ayat 11 yang artinya “Bekerjalah kamu seakan-akan kamu akan hidup selama-lamanya, dan beribadahlah kamu seakan-akan kamu akan mati esok”.
Untuk bekerja keras manusia dibatasi kemampuan. Karena perbedaan kemampuan terdapat perbedaan kemakmuran antara manusia satu dan manusia lainnya.
KEYAKINAN/ KEPERCAYAAN
Ada tiga aliran filsafat yaitu aliran naturalism, intelektualisme dan aliran gabungan.
a. Aliran naturalism
Aliran ini berintikan spekulasi, mungkin ada Tuhan mungkin juga tidak ada Tuhan. Lalu mana yang benar ? yang benar adalah keyakinan.
Bagi yang percaya Tuhan, Tuhan itulah kekuasaan tertinggi. Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan. Karena itu manusia mengabdi kepada Tuhan berdasarkan ajaran Tuhan yaitu agama. Ajaran agama ada dua macam yaitu :
1.   Ajaran agama dogmatis, yang disampaikan oleh Tuhan melalui Nabi-Nabi. Ajaran agama dogmatis bersifat mutlak, terdapat dalam kitab suci Al-qur’an dan Hadist. Sifatnya tetap dan tidak berubah.
2.   Ajaran agama dari pemuka-pemuka agama, yaitu sebagai hasil pemikiran manusia, sifatnya relatif. Termasuk kebudayaan, terdapat dalam buku-buku agama yang ditulis pemuka agama. Sifatnya berubah.
b.  Aliran Intelektualism
Dasar aliran ini adalah logika/akal. Akal berasal dari bahasa arab artinya kalbu, yangberpusat dihati sehingga timbul istilah “hati nurani”, artinya daya rasa. Dibarat hati nurani menipis, justru yang menonjol adalah akal yaitu logika berpikir. Karena itu alitan ini banyak dianut kalangan barat.
c.  Aliran  Gabungan
Dasar aliran ini adalah  gaib dan juga akal. Kekuatan gaib artinya kekuatan yang berasal  dari tuhan, percaya adanya tuhan sebagai dasar keyakinan. Sedangkan akal adalah dasar kebudayaan, yang menentukan benar tidaknya sesuatu.
Apabila aliran ini dihubungkan dengan pandangan hidup maka akan timbul 2 kemungkinan pandangan hidup.
LANGKAH-LANGKAH BERPANDANGAN HIDUP YANG BAIK
Adapun langkahnya sebagai berikut :
a.   Mengenal
b.   Mengerti
c.    Menghayati
d.  Meyakini
e.    Mengabdi
f.     Mengamankan

REFERENSI
CD GUNADARMA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar