Rangkaian
kombinasional terdiri dari gerbang logika yang memiliki output yang selalu
tergantung pada kombinasi input yang ada.
Rangkaian
kombinasional melakukan operasi yang dapat ditentukan secara logika dengan
memakai sebuah fungsi boolean.
Aturan
dalam aljabar klasik juga berlaku pada Aljabar Boolean, yaitu :
a.
Commutative law of addition : A + B = B + A, and multiplication : AB=BA
b.
Associative law of addition: A + (B + C) = (A + B) + C, and multiplication:
A(BC) = (AB)C.
c.
Distributive law: A(B + C) = AB + AC, and (A + B)(C + D) = AC + AD + BC + BD.
Ada
beberapa rangkaian kombinasional, yaitu Enkoder, Dekoder, Multiplexer dan
Demultiplexer.
1. Enkoder
Enkoder
adalah rangkaian logika kombinasional yang berfungsi untuk mengubah atau
mengkodekan suatu sinyal masukan diskrit menjadi keluaran kode biner.
Enkoder
disusun dari gerbanggerbang logika yang menghasilkan keluaran biner sebagai
hasil tanggapan adanya dua atau lebih variabel masukan. Hasil keluarannya
dinyatakan dengan aljabar boole, tergantung dari kombinasi – kombinasi gerbang
yang digunakan.
Sebuah
Enkoder harus memenuhi syarat perancangan m < 2 n .
Variabel
m adalah kombinasi masukan dan n adalah jumlah bit keluaran sebuah enkoder.
Satu
kombinasi masukan hanya dapat mewakili satu kombinasi keluaran.
2. Dekoder
Rangkaian
Dekoder mempunyai sifat yang berkebalikan dengan Enkoder yaitu merubah kode
biner menjadi sinyal diskrit.
Sebuah
dekoder harus memenuhi syarat perancangan m < 2 n . Variabel m adalah
kombinasi keluaran dan n adalah jumlah bit masukan.
Satu
kombinasi masukan hanya dapat mewakili satu kombinasi keluaran.
3. Multiplexer
Rangkaian
logika kombinasional Multiplexer atau disingkat MUX adalah alat atau komponen
elektronika yang bisa memilih input (masukan) yang akan diteruskan ke bagian
output (keluaran).
Pemilihan
input mana yang dipilih akan ditentukan oleh signal yang ada di bagian kontrol
(kendali) Select.
4. Demultiplexer
Rangkaian
logika kombinasional Demultiplekser adalah Komponen yang berfungsi kebalikan
dari MUX.
Pada
DEMUX, jumlah masukannya hanya satu, tetapi bagian keluarannya banyak.
Signal
pada bagian input ini akan disalurkan ke bagian output (channel) yang mana
tergantung dari kendali pada bagian SELECTnya.
Rangkaian Sekuensial
Rangkaian
Sequensial adalah rangkaian yang mempunyai output yang tidak hanya bergantung
pada masukan sekarang, melainkan juga pada masukan sebelumnya (yang lalu).
Dari
segi susunan, rangkaian sequensial merupakan suatu rangkaian yang berisi paling
sedikit satu elemen memori Sequential Logic Circuit atau juga bisa disebut
Rangkaian
Logika Sekuensial, adalah rangkaian logika yang memperhatikan adanya faktor
clock (waktu).
Flip-Flop
Adalah
suatu rangkaian yang dapat menyimpan state biner (sepanjang masih terdapat
power pada rangkaian) sampai terjadi perubahan pada sinyal inputnya.
RS FLIP-FLOP DENGAN CLOCK
Dengan
menambah beberapa gerbang pada bagian input
rangkaian dasar, flip-flop tersebut hanya dapat
merespon input selama terdapat clock
pulsa. Output dari flip-flop tidak akan berubah selama
clock pulsanya 0 meskipun terjadi perubahan pada inputnya.
Output flip-flop hanya akan berubah
sesuai
dengan perubahan inputnya jika clock pulsa bernilai 1.
D FLIP -FLOP
D
flip-flop merupakan modifikasi dari RS flip-flop
memakai clock. Input D disalurkan secara langsung ke S.
JK FLIP-FLOP
State-state
yang tidak didefinisikan pada RS flip-flop,
pada JK flip -flop ini state tersebut didefinisikan.
Jika pada RS flip-flop kondisi R dan S
sama dengan 1, maka kondisi seperti ini tidak
didefinisikan, maka pada JK flip-flop jika kondisi J dan K
sama dengan 1 maka output JK flip
-flop tersebut adalah komplemen dari output
sebelumnya. Dalam hal ini J setara dengan S dan K setara dengan R.
untuk lebih jelasnya kita per hatikan diagram dibawah ini.
T FLIP -FLOP
Adalah
versi JK flip -flop dengan single input.
T flip-flop mempunyai kemampuan yaitu membuat toggle.
Perbedaan Rangkaian kombinasonal dan
sekuensial
Rangkaian
kombinasional terdiri dari gerbang logika yang memiliki output yang selalu
tergantung pada kombinasi input yang ada.
Sedangkan
Rangkaian Sekuensial merupakan rangkaian logika yang keadaan outputnya
tergantung pada keadaan input – inputnya juga tergantung pada keadaan output
sebelumnya.
Rangkaian
kombinasional melakukan operasi yang dapat ditentukan secara logika memakai
sebuah fungsi boolean.
Rangkaian
sekuensial juga didefinisikan sebagai
rangkaian logika yang outputnya tergantung waktu.