A.
Perangkat
Keras ( Hardware)
Hardwere atau dalam bahasa indonesia disebut perangkat
Keras adalah salah satu komponen dari sebuah komputer yang sifat alatnya bisa
dilihat dan diraba secara langsung atau dalam bentuk nyata, yang berfungsi
untuk mendukung proses komputerisasi.
Hardware
dapat bekerja berdasarkan perintah yang telah ditentukan ada padanya, atau yang
juga disebut dengan istilah instruction set. Dengan adanya perintah yang dapat
dimengerti oleh hardware tersebut, maka hardware tersebut dapat melakukan
berbagai kegiatan yang telah ditentukan oleh pemberi perintah. Secara fisik,
Komputer terdiri dari beberapa komponen yang merupakan suatu sistem. Sistem
adalah komponen-komponen yang saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan.
Apabila salah satu komponen tidak berfungsi, akan mengakibatkan tidak
berfungsinya proses-proses yang ada komputer dengan baik. Komponen komputer ini
termasuk dalam kategori elemen perangkat keras (hardware). Berdasarkan
fungsinya, perangkat keras komputer dibagi menjadi :
1.
input divice (unit masukan)
2.
Process device (unit Pemrosesan)
3.
Output device (unit keluaran)
4.
Backing Storage ( unit penyimpanan)
5.
Periferal ( unit tambahan )
B.
Video
Board / VGA
Pengertian dan
Jenis-jenis VGA
VGA Card adalah singkatan dari Video Graphics Accelerator yang berfungsi mengolah
data graphis untuk ditampilkan pada monitor. VGA juga memiliki prossesor yang
di sebut GPU (Graphics Processing Unit) dan membutuhkan memory.
Sebagai contoh, mungkin anda pernah mengalami tampilan yang berbeda-beda pada
beberapa komputer, sebut saja di komputer A hasil
yang terlihat di monitor lebih jernih dan terang, tetapi sebaliknya di komputer
yang lain kelihatan agak buram dan tidak terang…begitu juga dengan videonya,
saat di putar di komputer A sangat jelas dan jernih dan tidak terputus-putus,
tetapi di komputer lain videonya buram dan tersendat-sendat dan bahkan ada yang
tidak bisa diputar sama sekali….” maka sudah dapat dipastikan bahwa hal ini
dipengaruhi oleh kemampuan VGA-nya yang berbeda (salah satu faktor yang
mempengaruhi). Dan dalam pengertian lain Video Graphics Array (VGA),
adalah merupakan sebuah standar tampilan komputer analog
yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987. Walaupun standar VGA sudah tidak lagi digunakan karena
sudah diganti oleh standar yang lebih baru, VGA masih diimplementasikan
pada Pocket PC. VGA merupakan standar grafis terakhir yang diikuti
oleh mayoritas pabrik pembuat kartu grafis komputer.
Tampilan Windows sampai sekarang masih menggunakan modus VGA
karena didukung oleh banyak produsen monitor dan
kartu grafis.
Video Graphics Array (VGA) ini biasa dinamakan
juga dengan video card, video adapter, display card, graphics card, graphics
board, display adapter atau graphics adapter. Istilah VGA sendiri juga sering
digunakan untuk mengacu kepada resolusi layar berukuran 640×480, apapun pembuat
perangkat keras kartu grafisnya. Kartu VGA berguna untuk menerjemahkan
keluaran komputer ke monitor. Untuk
proses desain grafis atau bermain permainan video,
diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi. Produsen kartu grafis yang
terkenal antara lain ATI dan nVidia.
Jenis
memori VGA berdasarkan klasifikasi memori yang
dipergunakannya, maka kartu VGA dapat dibedakan menjadi beberapa jenis sebagai
berikut :
1.
DRAM (Dynamic RAM)
Kartu VGA
yang menggunakan memori DRAM adalah berkecepatan 80 ns atau 70 ns, ada juga
MD-RAM (Multiple Dynamic RAM) yang menggunakan DRAM berlapis. DRAM digunakan
pada banyak kartu grafik 8, 16, atau 32 bit. Penggunaan DRAM ditujukan untuk
komputer tingkat entry level, yang tidak memerlukan kecepatan tinggi dan warna
yang banyak.
2.
EDO RAM
Kartu VGA
yang bermemorikan EDO RAM adalah berkecepatan 60 ns sampai 35 ns, EDO RAM
banyak ditemui pada kartu grafik 64 bit. EDO RAM yang umum dipakai mempunyai
speed 60 MHz 60/40ns. Contoh kartu VGA yang menggunakan memori EDO adalah
WinFast S280/S600 3D, Diamond Stealth 2000 3D, ATi Mach 64, dsb.
3.
VRAM (Video RAM)
Kartu VGA
yang mengintegrasikan memori VRAM adalah berkecepatan 20 atau 10 ns, VRAM lebih
mahal dibandingkan DRAM karena VRAM lebih cepat dari DRAM. Penggunaan VRAM pada
kartu VGA ditujukan untuk komputer kelas atas. VRAM biasa dipasang pada VGA
yang dikonsentrasikan untuk desain grafis. Contoh kartu VGA yang menggunakan
VRAM adalah Diamond Fire GL, Diamond Stealth 3000 3D, Diamond Stealth 64, dsb.
4.
SGRAM (Synchronous
Graphic RAM)
Kartu VGA yang memakai memori SGRAM adalah berkecepatan kurang dari 10 ns, SGRAM pada kartu VGA juga berdasarkan pada teknologi SDRAM pada memori utama komputer. SGRAM banyak digunakan pada kartu grafik kelas tinggi yang mempunyai kemampuan 3D accelerator. Contoh dari kartu VGA yang menggunakan SGRAM adalah Matrox MGA Millenium, Matrox Mystique 3D, Diamond Stealth II S220, Diamond Viper, ASUS 3D Explorer, ATI Rage II 3D Pro, dsb.
Kartu VGA yang memakai memori SGRAM adalah berkecepatan kurang dari 10 ns, SGRAM pada kartu VGA juga berdasarkan pada teknologi SDRAM pada memori utama komputer. SGRAM banyak digunakan pada kartu grafik kelas tinggi yang mempunyai kemampuan 3D accelerator. Contoh dari kartu VGA yang menggunakan SGRAM adalah Matrox MGA Millenium, Matrox Mystique 3D, Diamond Stealth II S220, Diamond Viper, ASUS 3D Explorer, ATI Rage II 3D Pro, dsb.
5.
RAMBUS
Kartu VGA
dengan menggunakan memori RAMBUS jumlahnya masih sedikit (RAMBUS adalah memori
yang digunakan pada mesin-mesin game, seperti: Nintendo dan Sega), sejauh ini
hanya kartu grafis produksi Creative Labs (MA-302, MA-332 Graphic Blaster 3D
dan Graphic Blaster xXtreme) yang sudah mempergunakannya.
Fungsi VGA
Fungsi VGA Card adalah mengubah sinyal digital dari
komputer menjadi tampilan grafik di layar monitor. Kartu VGA (Video Graphic
Adapter) berguna untuk menerjemahkan output (keluaran) komputer ke monitor.
Untuk menggambar / design graphic ataupun untuk bermain game.VGA Card sering juga
disebut Card display, kartu VGA atau kartu grafis. Tempat melekatnya kartu
grafis disebut slot expansi. Chipset/prosesor pada kartu VGA, banyak sekali
macamnya karena tiap-tiap pabrik kartu VGA memiliki Chipset andalannya. Ada
banyak produsen Chipset kartu VGA seperti NVidia, 3DFX, S3, ATi, Matrox, SiS,
Cirrus Logic, Number Nine (#9), Trident, Tseng, 3D Labs, STB, OTi, dan
sebagainya.
C.
Sound
Card
Pengertian
Sound Card
Sound Card adalah perangkat keras computer yang berfungsi
untuk mengolah data berupa audio atau suara. Sound Card dibedakan menjadi dua
jenis berdarsarkan fisiknya. Sound card memiliki format tata suara yang
mendukung system keluaran suara, misalnya sound yang memiliki 4 chanel harus
menggunakan speaker aktif dengan 4 speaker dan 1 subwover untuk mendapatkan
hasil yang optimal.
Sound Card merupakan Salah satu komponen multimedia yang
tentu saja berperan adalah sound card atau kartu suara. Disebut demikian karena
perangkat yang berbentuk sebuah lempengan PCB ini mampu mengolah dan
menghasilkan suara. Sebuah sound card memiliki output yang harus terhubung ke
spiker.
Sound card, juga sering disebut audio card, adalah
periferal yang terhubung ke slot ISA atau PCI pada motherboard, yang
memungkinkan komputer untuk memasukkan input, memproses dan menghantarkan data
berupa suara.
Jenis-jenis
Sound Card
Adapaun
jenis dari Sound Card, yaitu :
1.
Sound Card On Board
Merupakan
fasilitas audio yang sudah terpasang pada motherboard berbentuk chipset dan
kinerja sound card on board masih membutuhkan bantuan prosesor utama. Sound
card on board dapat ditemui pada hamper semua jenis motherboard. Jika kita
hanya membutuhkan sound card untuk musik, sound card tipe ini merupakan pilihan
yang baik.
2.
Sound Card PCI
Merupakan
sound card yang dipasangkan pada slot PCI motherboard. Sound card tipe ini
memiliki keunggulan pada kualitas yang dihasilkan. Jika hanya digunakan untuk
keperluan standard, seperti mendengarkan musik, sound card tipe ini terlalu
mahal. Namun jika kita menggunakannya untuk bermain game berat atau untuk
kegiatan rekam suara, sound card tipe ini merupakan pilihan yang tepat
D.
CD-ROM
Drive
Pengertian Dan
Fungsi CD-ROM DRIVE
CD-ROM
kepanjangan dari compact disk read only memori yang artinya bahhwa CD-ROM drive
hanya bisa digunakan untuk membaca sebuah CD saja. Secara gari besar CD-ROM
dibedakan menjadi 2 menurut tipenya yaitu : ATA/IDE dan SCSI. Yang
paling mendasari dari perbedaan tersebut adalah kecepatannya. Kalau ATA
memiliki kecepatan 100-133Mbps sedangkan SCSI memiliki kecepatan kira-kira 150
Mbps. Untuk tipe SCSI biasanya ditemuka pada CR RW drive. Pada CD ROM terdapat
tulisan 56X artinya kemampuan memberikan kecepatan transfer data sebesar 56
x150 Kbps. Tipe CD RW juga biasanya dibedakan berdasarkan kemapuan
membakar dan membaca. CD RW tipe 12x8x32 artinya memiliki kemampuan membakar
pada CD R seccepat 12x, membakar pada CD RW secepat 8x, dan membaca CD R/CD
RW/dengan kecepatan maksimal 32x.
Fungsi CD-ROM
Fungsi CD-ROM drive adalah digunakan untuk membaca
compact disk dalam bentuk audio atau CD-ROM. CD-ROM keluaran terbaru dapat
membaca CD-R (CD yang dapat ditulis) dan juga CD-RW (CD yang dapat ditulis berulang-ulang).
Kecepatan berputar dari CD-ROM biasanya tidak terlalu penting kecuali pada saat
menginstall program, memainkan permainan (games) yang menggunakan CD-ROM drive,
atau pada saat membuat CD dengan CD writer.CD ROM DRIVE hanya dapat digunakan untuk
membaca sebuah cd saja.
Macam-macam
CD-ROM DRVE
CD-ROM DRIVE dapat di bagi menjadi dua macam yaitu:
1. CD ROM DRIVE R ( read )
CD ROM DRIVE R adalah cd rom drive yang digunakan hanya
untuk membaca saja fungsinya seperti cd rom pada vcd player atau pada cd player
yaitu hanya dapat membaca apa yang ada di cd. Saat ini biasanya terdapat angka
yang disertai dengan huruf “X” yang artimya kecepatan/kemampuan membaca dari cd
rom drive.
2. CD ROM DRIVE RW
CD ROM DRIVE RW atau sering di sebut juga sebagai “ cd
read writer driver” adalah perangkat yang digunakan untuk menulis serta membaca
cd-r dan cd-rw. Dalam memilih cd rom drive yang perlu di perhatikan adalah
mengenali kecepatannya
Komponen pada cd-rom drive adalah:
a. laser diode adalah
emits rendah tingkat balok yang menuju pantulan cermin.
b.
servo motor diaktifkan oleh microprocessor ke trek pada disk.. Hal ini
dilakukan dengan memindahkan gerakan ke cermin.
c. Beam splitter
bagian yang mengirim kembali sinar laser ke depan fokus lensa.
d. Photodetector bagian
yang mengubah cahaya menjadi sinyal pulsa
e. Microprocessor
bagian yang membaca sandi sinyal pulsa dan mengirimkannya ke komputer melalui
kabel data dan control
E.
Scanner
Pengertian
Scanner
Kata lain
dari scanner adalah pemindai dari kata pindai. Yang mana pindai adalah melihat
dengan teliti dan seksama, dan pemindai adalah alat yang dapat membaca data
dengan teliti dan seksama.
Scanner
adalah alat yang dapat digunakan untuk mengimport gambar kedalam computer. Cara
kerja dari scanner secara umum dapat dijelaskan sbb:
1. Gambar diletakkan pada
posisi yang telah ditentukan pada mesin scanner.
2. Kemudian mesin scanner
akan menyinari dan merekam gambar kemesin computer.
Jenis-jenis scanner :
1. Hand Held Scanner
Scanner
jenis ini harganya paling murah dan paling sederhana bentuknya disbanding
scanner jenis lain. Scanner jenis ini umumnya hanya untuk men-scan sesuatu yang
bersifat/berbentuk teks karena kualitasnya yang kurang baik untuk aplikasi
computer garafik.
Cara
kerja scanner ini adalah dengan cara menempelkan optikal scanner kepermukaan
objek yang akan direkam, sehingga seluruh permukaan objek tersebut direkam.
2.
Sheetfed scanner
Cara
kerja scanner jenis ini adalah dengan menyelipkan objek yang akan discan
kerongga tipis yang telah disediakan, kemudian objek tersebut akan ditarik ke
dalam dan akan dikeluarkan pada rongga lain dan pada saat bersamaan objek
tersebut akan muncul dilayar monitor anda.
Kelemahan
scanner ini adalah objek yang bias discanner hanyalah objek dengan ketebalan
media yang tebalnya dapat menyelip dirongga telah disediakan.
3. Flat Fed Scanner
Scanner
pada jenis ini lebih banyak digunakan oleh pemakai computer grafik karena hasil
yang diperoleh dari penggunaan jenis ini lebih banyak. Hal ini disebabkan oleh
peningkatan kualitas CCD (Change Couple Device) yang digunakan.
4. Slide Scanner
Scanner
jenis ini digunakan untuk menscan dari sebuah klise foto dan akan di print
menjadi sebuah foto yang mempunyai ukuran.
Scanner
didalam bidang ketehnikan adalah istilah untuk alat yang mampun membaca
bentuk/sifat fisika suatu benda. Misalnya bentuk 2 Dimensi benda, kemudian
bentuk 3 Dimensi benda, suhu suatu wilayah daratan, kondisi otak manusia, suhu
tubuh manusia dsb. Contohnya dibidang kedokteran dikenal dengan alat CT-Scan
(komputed tomografi scan) USG, Ronsen. Alat yang dapat menghasilkan gambar 2
atau 3 dimensi dari keadaan bagian dalam tubuh pasien.
Penggunaan
scanner untuk keperluan pribadi adalah sebagai penyimpan gambar, baik itu foto,
surat-surat penting (ijazah/berita dari Koran) dalam bentukfile digital.
Resolusi
Scanning
Resolusi standard yang dapat diketahui dengan cara sbb:
1. Ukur luas gambar yang
akan di scan.
2.
Ukur besar gambar output (rancang ukuran luas gambar yang akan dicetak).
3.
Hitung perbandingan ukuran gambar yang akan discan dan hasil cetak.
4.
Kalikan perbandingan tersebut dengan dua selanjutnya.
5.
Kalikan dengan raster yang akan digunakan.
Luas Bidang
Scanning
Semakin
luas bidang yang akan anda scan akan semakin besar pula resolusi yang
diperlukan dan akan semakin besar pula ukuran file tsb. Oleh karena itu
sebaiknya pada saat scanning atur luas bidang sesuai kebutuhan dan kemampuan
karena semakin besar luas bidang yang akan di scan semakin banyak pula RAM yang
dipakai yang akan mempengaruhi kecepatan scanning. perbedaan antara scanning
dan scanner.
a. Scanning : untuk
men-scan data atau mengcopy data.
b. Scanner : alat untuk
menyimpan gambar dalam computer.
Cara kerja scanner :
1) Gambar yang akan
dipindai diletakkan diatas permukaan kaca pemindai/scanner.
2)
Sebelum gambar dipindai, computer akan menentukan seberapa jauh motor stepper
yang membawa lampu akn maju, jaraknya ditentukan oleh panjang gambar dan posisi
gambar dikaca pemindai.
3)
Lampu mulai menyala dan motor stepper akan mulai berputar untuk menggerakkan
lampu hingga posisi akhir gambar.
4)
Cahaya yang dipancarkan lampu ke gambar akan segera dipantulkan, kemudian
pantulan yang dihasilkan akan dibaca oleh sejumlah cermin menuju lensa scanner.
5) Cahaya pantulan tersebut
akhirnya akn sampai kesensor CCD.
6)
Sensor CCD akan mengukur intensitas cahaya dan panjang gelombang yang
dipantulkan dan merubahnya menjadi tegangan listrik analog.
7)
Tegangan analog tersebut akan diubah menjadi nilai digital oleh alat pengubah
ADC (Analog to Digital).
8)
Sinyal digital akan dikiim ke papan logic dan dikirmkan kembali kekomputer
dalam bentuk data digital yang menunjukkan titik-titik gambar yang dipantulkan.
F.
Perangkat
Lunak ( Software )
Nama lain dari Software adalah
perangkat lunak. Karena disebut juga sebagai perangkat lunak, maka sifatnya pun
berbeda dengan hardware atau perangkat keras, jika perangkat keras adalah komponen yang nyata yang dapat
diliat dan disentuh oleh secara langsung manusia, maka software atau Perangkat
lunak tidak dapat disentuh dan dilihat secara fisik, software memang tidak
tampak secara fisik dan tidak berwujud benda namun bisa untuk dioperasikan.
Pengertian
Software komputer adalah sekumpulan data
elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik yang
disimpan oleh komputer itu dapat berupa program atau instruksi yang akan
menjalankan suatu perintah. Melalui sofware atau perangkat
lunak inilah suatu komputer dapat menjalankan suatu perintah
Jenis-jenis
Software atau Perangkat Lunak
Software atau perangkat lunak komputer berdasarkan distribusinya
dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu software berbayar, software gratis atau
free ( Freeware, free software, shareware, adware) .
1.
Software berbayar
Software berbayar merupakan perangkat lunak yang didistribusikan untuk
tujuan komersil, setiap pengguna yang ingin menggunakan atau mendapatkan
software tersebut dengan cara membeli atau membayar pada pihak yang
mendistribusikannya. pengguna yang menggunakan software berbayar umumnya tidak
diijinkan untuk menyebarluaskan software tersebut
secara bebas tanpa ijin ada penerbitnya. contoh software berbayar ini misalnya
adalah sistem microsoft windows, microsoft office, adobe photo shop, dan
lain-lain.
2.
Freeware
Freeware atau perangkat lunak gratis adalah perangkat lunak komputer
berhak cipta yang gratis digunakan tanpa batasan waktu, berbeda dari shareware
yang mewajibkan penggunanya membayar (misalnya setelah jangka waktu percobaan
tertentu atau untuk memperoleh fungsi tambahan). Para pengembang perangkat
gratis seringkali membuat perangkat gratis freeware “untuk disumbangkan kepada
komunitas”, namun juga tetap ingin
mempertahankan hak mereka sebagai pengembang dan memiliki kontrol terhadap
pengembangan selanjutnya. Freeware juga didefinisikan sebagai
program apapun yang didistribusikan gratis, tanpa biaya tambahan. Sebuah contoh
utama adalah suite browser dan mail client dan Mozilla News, juga
didistribusikan di bawah GPL (Free Software).
3.
Free Software
Free Software lebih mengarah kepada bebas penggunaan tetapi tidak
harus gratis. Pada kenyataannya, namanya adalah karena bebas untuk mencoba
perangkat lunak sumber terbuka (Open Source) dan di sanalah letak inti dari
kebebasan: program-program di bawah GPL, sekali
diperoleh dapat digunakan, disalin, dimodifikasi dan didistribusikan secara bebas.
Jadi free software tidak mengarah kepada gratis pembelian tetapi penggunaan dan
distribusi. Begitu keluar dari lisensi kita dapat menemukan berbagai cara untuk
mendistribusikan perangkat lunak, termasuk freeware, shareware atau Adware. Klasifikasi
ini mempengaruhi cara di mana program dipasarkan, dan independen dari lisensi
perangkat lunak mana mereka berasal.
Perbedaan yang nyata antara Free Software dan Freeware.
Konflik muncul dalam arti kata free dalam bahasa Inggris, yang berarti keduanya
bebas dan gratis. Oleh karena itu, dan seperti yang disebutkan sebelumnya, Free
Software tidak perlu bebas, sama seperti Freeware tidak harus gratis.
4.
Shareware
Shareware juga bebas tetapi lebih dibatasi untuk waktu
tertentu. Shareware adalah program terbatas didistribusikan baik sebagai
demonstrasi atau versi evaluasi dengan fitur atau fungsi yang terbatas atau
dengan menggunakan batas waktu yang ditetapkan (misalnya 30 hari) . Dengan
demikian, memberikan pengguna kesempatan untuk menguji produk sebelum membeli dan
kemudian membeli versi lengkap dari program. Sebuah contoh yang sangat jelas
dari tipe ini adalah perangkat lunak antivirus, perusahaan-perusahaan ini
biasanya memudahkan pelepasan produk evaluasi yang hanya berlaku untuk jumlah
hari tertentu. Setelah melewati maksimum, program akan berhenti bekerja dan
Anda perlu membeli produk jika Anda ingin tetap menggunakannya.
Kita juga dapat menemukan perangkat lunak bebas sepenuhnya,
namun termasuk dalam program periklanan, distribusi jenis ini disebut Adware.
Sebuah contoh yang jelas adalah program Messenger dari Microsoft yang
memungkinkan penggunaan perangkat lunak bebas dalam pertukaran untuk masuk
dengan cara iklan banner atau pop-up.
G.
Video
Streaming
Pengertian Video Streaming dan
Penggunaannya :
Video Streaming adalah sebuah teknologi untuk memaninkan
file video atau audio secara langsung ataupun dengan pre-recorder dari sebuah
mesin server (web server). Dengan kata lain, file video ataupun audio yang
terletak dalam sebuah server dapat secara langsung dijalankan pada UE sesaat
setelah ada permintaan dari user, sehingga proses running aplikasi yang
didownload berupa waktu yang lama dapat dihindari tanpa harus melakukan proses
penyimpanan terlebih dahulu. Saat file video atau audio di stream, akan
berbentuk sebuah buffer di komputer client, dan data video – audio tersebut
akan bulai di download ke dalam buffer yang telah terbentuk pada mesin client.
Dalam waktu sepersekian detik, buffer telah terisi penuh dan secara otomatis
file videoaudio dijalankan oleh sistem. Sistem akan membaca informasi dari
buffer dan tetap melakukan proses download file, sehingga proses streaming
tetap berlangsung.
Video streaming adalah sebuah
teknologi yang mempermudah kita dalam mendapatkan informasi dalam bentuk
tampilan video, apalagi dengan internet menjamur di segala penjuru dunia kita
makin mudah mendapatkan informasi dan menikmati hiburan tanpa membutuhkan media
antena televisi biasa maupun parabola, karena banyak broadcast televisi
yang free to air memberikan fasilitas tersebut agar
media tersebut dapat di simak disegala penjuru dunia, seperti saat kita di
Singapur, Amerika, dan lainnya kita masih bisa menyimak tayangan televisi di
tanah air tanpa perangkat antena televisi atau parabola.
Video atau Audio
Video atau audio dapat diencode untuk keperluan komunikasi
secara real time atau dapat juga di pre-encoded dan disimpan dalam format
CD-DVD untuk dijalankan pada saat dibutuhkan. Salah satu aplikasi yang
membutuhkan real time encoding adalah videophone dan video conferencing.
Sedangkan aplikasi yang membutuhkan pre-encoded antara lain DVD, VCD, yang
dikenal dengan penyimpanan secara local atau Video on Demand (VoD), yang
penyimpanannya dilakukan secara remote di server yang dikenal dengan video
streaming.
Konsep video streaming
Konsep
Video Streaming di bagi ke dalam tiga tahap, yaitu :
1.
Mempartisi atau membagi data video
yang telah terkompresi ke dalam paket paket data
2.
Pengiriman paket – paket data video
3.
Pihak penerima (client) mulai
men-decode dan menjalankan video walaupun paket data yang lain masih dalam
proses pengiriman ke PC client.
H.
VOIP
VoIP adalah singkatan dari Voice over Internet
Protocol. Sering kita kenal dengan istilah Internet telephony, IP Telephony,
atau Digital Phone. Proses pengiriman suara pada VoIP adalah dengan cara
pengiriman suara melalui protokol internet (IP). Sehingga dengan teknologi VoIP
ini memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet. Data suara
diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan
paket-paket data, dan bukan lewat sirkuit analog telephone biasa.
keuntungan dan kelemahan VoIP
a. Keuntungan VoIP
1. Biaya lebih
rendah untuk sambungan langsung jarak jauh. Penekanan utama dari VoIP adalah
biaya. Dengan dua lokasi yang terhubung dengan internet maka biaya percakapan
menjadi sangat rendah.
2. Memanfaatkan
infrastruktur jaringan data yang sudah ada untuk suara. Berguna jika perusahaan
sudah mempunyai jaringan. Jika memungkinkan jaringan yang ada bisa dibangun
jaringan VoIP dengan mudah. Tidak diperlukan tambahan biaya bulanan untuk
penambahan komunikasi suara.
3. Penggunaan
bandwidth yang lebih kecil daripada telepon biasa. Dengan majunya teknologi
penggunaan bandwidth untuk voice sekarang ini menjadi sangat kecil. Teknik
pemampatan data memungkinkan suara hanya membutuhkan sekitar 8kbps bandwidth.
4. Memungkinkan
digabung dengan jaringan telepon lokal yang sudah ada. Dengan adanya gateway
bentuk jaringan VoIP bisa disambungkan dengan PABX yang ada dikantor.
Komunikasi antar kantor bisa menggunakan pesawat telepon biasa.
5. Berbagai
bentuk jaringan VoIP bisa digabungkan menjadi jaringan yang besar. Contoh di
Indonesia adalah VoIP Rakyat.
6. Variasi
penggunaan peralatan yang ada, misal dari PC sambung ke telepon biasa, IP phone
handset.
b. Kelemahan dari VoIP
1. Kualitas
suara tidak sejernih Telkom. Merupakan efek dari kompresi suara dengan
bandwidth kecil maka akan ada penurunan kualitas suara dibandingkan jaringan
PSTN konvensional. Namun jika koneksi internet yang digunakan adalah koneksi
internet pita-lebar / broadband seperti Telkom Speedy, maka kualitas suara akan
jernih – bahkan lebih jernih dari sambungan Telkom dan tidak terputus-putus.
2. Ada jeda
dalam berkomunikasi. Proses perubahan data menjadi suara, jeda jaringan,
membuat adanya jeda dalam komunikasi dengan menggunakan VoIP. Kecuali jika
menggunakan koneksi Broadband (lihat di poin atas).
3. Regulasi dari
pemerintah RI membatasi penggunaan untuk disambung ke jaringan milik Telkom.
4. Jika belum
terhubung secara 24 jam ke internet perlu janji untuk saling berhubungan.
5. Jika memakai
internet dan komputer di belakang NAT (Network Address Translation), maka
dibutuhkan konfigurasi khusus untuk membuat VoIP tersebut berjalan
6. Tidak pernah
ada jaminan kualitas jika VoIP melewati internet.
7. Peralatan
relatif mahal. Peralatan VoIP yang menghubungkan antara VoIP dengan PABX (IP
telephony gateway) relatif berharga mahal. Diharapkan dengan makin populernya
VoIP ini maka harga peralatan tersebut juga mulai turun harganya.
8. Berpotensi
menyebabkan jaringan terhambat/Stuck. Jika pemakaian VoIP semakin banyak, maka
ada potensi jaringan data yang ada menjadi penuh jika tidak diatur dengan baik.
Pengaturan bandwidth adalah perlu agar jaringan di perusahaan tidak menjadi
jenuh akibat pemakaian Voip.
I.
Video
VOIP
Video profesional over IP sistem menggunakan
beberapa codec video standar yang ada untuk mengurangi materi program ke
bitstream (misalnya, aliran transportasi MPEG), dan kemudian menggunakan
Internet Protocol (IP) jaringan untuk membawa bahwa bitstream dikemas dalam
aliran paket IP . Hal ini biasanya dilakukan dengan menggunakan beberapa varian
dari protokol RTP.
Tercatat video profesional melalui jaringan IP
memiliki tantangan khusus dibandingkan dengan sebagian besar lalu lintas IP
non-waktu-kritis. Banyak masalah ini mirip dengan yang ditemukan pada voice
over IP, tetapi untuk tingkat yang lebih tinggi dari persyaratan teknik. Secara
khusus, ada kualitas yang sangat ketat persyaratan layanan yang harus dipenuhi
untuk digunakan dalam lingkungan siaran profesional.
Cisco video melalui solusi IP adalah bagian
dari Medianet, Cisco media sadar IP Next-Generation Network (IP NGN).
Medianet dapat memberikan media dengan
arsitektur end-to-end tunggal, membantu Anda untuk:
-
Mengurangi biaya operasional
-
Memberikan berbagai pengalaman interaktif
-
Memberikan video linear melalui Protocol Television (IPTV) sistem kontrol
Internet
-
Memberikan video nonlinear melalui Sistem Pengiriman Konten Cisco
DOCSIS 3.0 sangat ideal untuk video over IP
karena mendukung ikatan saluran, meningkatkan jumlah kapasitas yang dapat
dikirimkan ke masing-masing kabel modem dengan mengirimkan beberapa saluran
secara bersamaan.
Cisco video melalui solusi IP mencakup beberapa fitur berikut:
-
IP-enabled set-top box dikendalikan oleh platform middleware yang duduk di
headend
-
Untuk linear video IP MPEG, paket yang dikemas dalam IP untuk transmisi di
jaringan. Video disampaikan melalui modem kabel sistem terminasi Cisco (CMTS),
bukan quadrature amplitude modulasi (QAM)
-
DOCSIS 3.0 teknologi memungkinkan layanan video maju dengan memberikan IP video
interaktif ke rumah
J.
Encoder
Encoder adalah rangkaian logika yang menerima
input “n” dan output “m”, sedemikian rupa sehingga “hanya satu masukan saja
yang di aktifkan” pada setiap saat.
1. Encoder adalah sebuah rangkaian yang berfungsi
untuk menterjemahkan keaktifan salah satu inputnya menjadi urutan bit-bit
biner.
2. Encoder merupakan kebalikan dari decoder,
yaitu memiliki saluran input dan hanya satu saluran input yang dapat
berhubungan dengan kombinasi beberapa saluran output.
3. encoder adalah rangkaian peubah dari bahasa
computer kedalam bahasa manusia.
Encoder dalam contoh ini adalah encoder
desimal ke BCD (Binary Coded Decimal) yaitu rangkaian encoder dengan input 9
line dan output 4 bit data BCD. Dalam mendesain suatu encoder kita harus
mengetahui tujuan atau spesifikasi encoder yang diinginkan yaitu dengan :
1. Membuat tabel kenenaran dari
encoder yang ingin dibuat.
2. Membuat
persamaan logika encoder yang diinginkan pada tabel kebenaran menggunakan
K-Map.
3.
Mengimplemenstasikan persamaan logika encoder dalam bentuk rangkaian gerbang
logika digital
K.
MPEG
2 / MPEG 4
MPEG-2 adalah penentuan untuk sekelompok
koding dan kompresi untuk audio dan video, yang disetujui oleh MPEG dan
diterbitkan sebagai standar internasional ISO/IEC 13818. MPEG-2 biasanya
digunakan untuk encode audio dan video untuk sinyal broadcast, termasuk satelit
broadcast langsung dan televisi kabel. MPEG-2 dengan beberapa modifikasi juga
format coding yang digunakan dalam film DVD komersial. Menggunakan MPEG2 perlu
membayar biaya lisensi kepada pemegang paten melalui MPEG Licensing
Association.
MPEG-4, diperkenalkan pada akhir 1998, adalah
sebuah nama dari sebuah grup koding standar audio dan video dan teknologi yang
berhubungan yang disetujui oleh Moving Picture Experts Group (MPEG) ISO/IEC.
Kegunaan utama bagi standar MPEG-4 adalah internet (streaming media) dan CD,
videophone, dan televisi broadcast.
MPEG-4 menyerap banyak fungsi dari MPEG-1 dan
MPEG-2 dan standar berhubungan lainnya, menambahkan fungsi baru seperti
dukungan VRML (extended) untuk perenderan 3D, file komposit berorientasi objek
(termasuk audio, video, dan VRML), dukungan spesifikasi-luar Manajemen Hak
Cipta Digital dan banyak interaktivitas lainnya.
Format MPEG-4 sangat tepat untuk memampatkan
format video yang besar,seperti .avi atau .vob karena konsep dasar dari
kompresi MPEG-4 adalah mengompres file ketika menyimpan video,lalu ketika video
tersebut diputar,codec MPEG-4 akan mengembangkan lagi ukuran file ini,jadi
tingkat penurunan kualitas video maupun audio menjadi sangat minimal dengan
ukuran kompresi file yang maksimal.
Dari penjabaran di atas jelas sekali
perbedaannya, lihat tulisan yang bergaris miring. Untuk lebih jelasnya, berikut
secara kasat mata dapat kita lihat dari receiver adalah sebagai berikut:
Receiver Mpeg2 gambar kurang bagus, agak blur
dan terkesan biasa saja, kalau kita lihat di televisi yang pake LED jelas
sekali kelihatan gambarnya sangat jelek. tetapi kalau dilihat dengan
menggunakan tv tabung, perbedaan tersebut tidak akan terasa sebab tv jenis ini
hanya meggunakan resolusi kecil sebagai penampil gambarnya.
Seiring dengan perkembangan dunia
pertelevisian, sekarang ini sudah banyak stasiun televisi yang menggunakan
format video mpeg4, seperti contoh untuk siaran televisi di Indonesia adalah:
SCTV, Indosiar, Indonesia Network, Skynindo, O Channel. Sedangkan yang masih
menggunakan mpeg2 tetap saja masih banyak.
Kesimpulannya, bila anda belum dan ingin
membeli peralatan parabola sebaiknya pilih receiver mpeg4, memang dari segi
harga hampir 2 kali lipat harga receiver mpeg2 tetapi ke depannya anda akan
diuntungkan karena nggak perlu upgrade lagi dengan peralatan baru. Dengan receiver support mpeg4 maka siaran
mpeg2 pasti akan nyantol sedangkan receiver mpeg2 sampai gosong juga nggak akan
bisa dapat siaran channel dengan format video mpeg4.
Referensi
·
http://id.wikipedia.org/wiki/MPEG-2
Tidak ada komentar:
Posting Komentar